kesederhanaan nabi muhammad saw

Kesederhanaan Seorang Nabi Muhammad SAW

Anas bin Malik berkata, “Saya masuk menemui Rasulullah dan ia sedang berbaring miring di atas tikar pandan kecil yang bersulam, dan di bawah kepalanya bantal dari kulit berisikan rumput kering. Lalu beberapa orang dari sahabatnya datang diantaranya adalah Umar bin Khathtab, Rasulullah pun bangkit menggeser tubuhnya yang sedang terbuka bajunya. Umar bin Khaththab tak sanggup menahan tangisnya ketika melihat bentuk sulaman tikar yang membekas di tubuh bagian samping Rasulullah saw.

Rasulullah saw bertanya, “Mengapa engkau menangis, Umar? Umar menjawab, “Demi Allah, saya tidak menangis kecuali tahu bahwa engkau lebih Allah muliakan daripada Kisra dan Qaishr. Mereka hidup dalam kesenangan, sementara engkau, Rasulullah saw, di tempat yang saya lihat ?”

Rasulullah saw bersabda, “Apakah engkau tidak rela dunia menjadi milik mereka dan akhirat untuk kita?” Umar menjawab, “Ya, aku rela.

” Rasulullah saw bersabda, “Begitulah yang benar”

Perihal nirwankholid
saya orangnya cukup simpel tidak bertele tele apa yang ada dalam pikiran saya dan hasil kutipan dari orang lain saya jadikan bahan tulisan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: